DENPASAR – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali kembali menepis informasi keimigrasian dengan menggelar aksi jemput bola. Memanfaatkan momen awal pekan yang padat, Mobil Layanan Informasi Keimigrasian dikerahkan langsung ke pusat transportasi laut internasional, Dermaga Pantai Matahari Terbit, Sanur, Denpasar, pada Senin (6/7).
Langkah berkelanjutan ini mengamati titik-titik dengan mobilitas tinggi, menyasar Wisatawan Mancanegara (WNA), pelaku industri pariwisata seperti pengelola hotel dan vila, hingga masyarakat lokal yang beraktivitas di sekitar dermaga.
Kehadiran mobil layanan ini merupakan bentuk pelayanan yang responsif dan adaptif demi memberikan kepastian hukum yang instan di lapangan.
Selama kegiatan berlangsung, petugas memberikan berbagai pelayanan non-fasilitatif secara komprehensif, yang meliputi sosialisasi izin tinggal, pengawasan preventif & sanksi, layanan untuk WNI, penyebaran media digital dan pengaduan.
Tidak sekedar sosialisasi pasif, petugas di lapangan juga bergerak aktif memberikan solusi langsung bagi beberapa wisatawan asing yang tengah menghadapi kendala keimigrasian sesaat sebelum mereka melakukan penyeberangan laut.
Antusiasme warga dan pelaku di kawasan Dermaga Sanur terbilang sangat tinggi. Layanan mobil informasi ini dinilai efektif memotong birokrasi informasi, sehingga masyarakat tidak perlu datang langsung ke kantor imigrasi hanya untuk berkonsultasi.
Kanwil Imigrasi Bali berkomitmen untuk terus memetakan rute operasional Mobil Layanan Informasi ke kawasan pariwisata lainnya di Bali. Selain itu, sinergi dengan Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) di tingkat kecamatan dan kabupaten akan terus diintensifkan guna memastikan fungsi pelayanan berjalan selaras dengan penegakan hukum keimigrasian.
