KABAR TERKINI ::.
Gelar Layanan Informasi di Sanur, Imigrasi Bali Edukasi Wisatawan

DENPASAR – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali kembali mengoperasikan Mobil Layanan Informasi Keimigrasian di Dermaga Pantai Matahari Terbit, Sanur, Denpasar pada Senin (15/6). Kegiatan "jemput bola" ini dilakukan sebagai upaya berkelanjutan untuk mendekatkan akses edukasi, konsultasi hukum keimigrasian, sekaligus meluruskan berbagai isu keimigrasian yang simpang siur di media sosial.
Menyasar langsung para wisatawan mancanegara (WNA), pelaku usaha pariwisata, penyedia jasa penyeberangan, hingga masyarakat lokal (WNI), kehadiran mobil layanan ini disambut dengan antusiasme yang tinggi. Lokasi Dermaga Sanur dipilih secara strategis karena merupakan salah satu titik pergerakan wisata dan transportasi laut tersibuk di Bali.
Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Bali, Felucia Sengky Ratna, menyampaikan bahwa layanan non-fasilitatif ini berfokus pada pemberian kepastian hukum demi menjaga kenyamanan pariwisata Bali yang tertib dan aman.
"Melalui kehadiran mobil layanan ini, kami ingin memastikan para wisatawan mancanegara maupun pelaku industri pariwisata mendapatkan informasi yang akurat langsung dari sumbernya. Kami memfasilitasi konsultasi mulai dari aturan Izin Tinggal (ITK, ITAS, ITAP), penanganan overstay, hingga tata cara pelaporan keberadaan orang asing bagi pemilik akomodasi," ujar Felucia.
Selain memberikan konsultasi bagi WNA, mobil layanan ini juga melayani masyarakat lokal terkait informasi prosedur permohonan Paspor RI serta menyediakan kanal resmi bagi warga yang ingin melakukan pengawasan partisipatif atau pengaduan masyarakat. Demi kemudahan akses, petugas juga membagikan media sosialisasi dwibahasa berbentuk brosur serta menyediakan barcode digital yang dapat dipindai kapan saja.
Kanwil Imigrasi Bali berkomitmen untuk terus mengoperasikan Mobil Layanan Informasi Keimigrasian ini secara konsisten ke berbagai titik strategis dan pusat keramaian lainnya di Pulau Dewata. Masyarakat juga diimbau untuk memantau akun media sosial resmi Kanwil Imigrasi Bali guna mengetahui jadwal dan lokasi operasional layanan berikutnya. (dwa)
Sapa WNA di Kawasan Wisata, Imigrasi Sebarkan Informasi Jenis Izin Tinggal di Pantai Matahari Terbit
Sapa WNA di Kawasan Wisata, Imigrasi Sebarkan Informasi Jenis Izin Tinggal di Pantai Matahari Terbit
DENPASAR – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali terus berkomitmen meningkatkan layanan informasi keimigrasian melalui aksi "jemput bola". Hari ini, Senin (8/6), armada Mobil Layanan Informasi Keimigrasian bergerak menyambangi salah satu pusat pergerakan wisatawan tersibuk di Denpasar, yaitu Dermaga Matahari Terbit, Sanur.
Kegiatan lanjutan ini sengaja menyasar kawasan pelabuhan Sanur yang merupakan pintu pelintasan utama wisatawan domestik maupun mancanegara menuju Nusa Penida dan Lembongan. Melalui kehadiran bus layanan ini, petugas Imigrasi berinteraksi langsung dengan Warga Negara Asing (WNA), masyarakat umum (WNI), pelaku usaha pariwisata, hingga penyedia jasa penyeberangan.
Langkah interaktif ini diambil untuk memangkas jarak antara penegak hukum dan masyarakat, sekaligus mengikis potensi misinformasi terkait regulasi keimigrasian di Bali yang sempat viral belakangan ini.
"Kami ingin memastikan para wisatawan asing dan masyarakat lokal mendapatkan informasi yang akurat langsung dari sumbernya. Dermaga Sanur adalah lokasi yang sangat strategis karena menjadi titik temu berbagai komunitas internasional setiap harinya," ujar Moch. Andri Budiman.
Dalam kegiatan ini, petugas memberikan layanan non-fasilitatif berupa konsultasi gratis mengenai edukasi mengenai batasan aktivitas pemegang Visa Kunjungan, aturan penunjang wisata, tata cara perpanjangan, hingga pencegahan pelanggaran masa tinggal (overstay), panduan prosedur, persyaratan, hingga penanganan dokumen paspor yang rusak atau hilang bagi warga lokal dan edukasi bagi pemilik akomodasi/hotel mengenai kewajiban pelaporan keberadaan orang asing secara berkala.
Untuk memudahkan akses, petugas juga membagikan media sosialisasi berupa brosur dwibahasa (Indonesia-Inggris) serta memfasilitasi pemindaian barcode digital yang terintegrasi langsung dengan kanal pengaduan dan informasi resmi Imigrasi.
Antusiasme publik terlihat cukup tinggi sepanjang hari. Banyak wisatawan mancanegara memanfaatkan momentum ini untuk melakukan tanya-jawab tatap muka mengenai legalitas aktivitas liburan mereka agar tetap aman dan nyaman selama berada di Pulau Dewata.
Seluruh rangkaian kegiatan operasional berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Imigrasi Bali menegaskan bahwa operasional bus layanan informasi ini akan terus bergulir secara berkala ke berbagai titik strategis dan pusat keramaian lainnya di Bali demi mewujudkan ekosistem pariwisata yang tertib hukum.
Perkuat Sinergi Penegakan Hukum dan Pelayanan Publik, Kakanwil Imigrasi Bali Temui Kapolda Bali

DENPASAR – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, Felucia Sengky Ratna, melaksanakan kunjungan audiensi dengan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bali pada Senin (8/6). Pertemuan ini berlangsung di Markas Kepolisian Daerah Bali, Denpasar.
Audiensi ini diinisiasi oleh Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Bali sebagai langkah nyata untuk menjalin silaturahmi sekaligus meningkatkan sinergi antarinstitusi.Kerja sama ini fokus pada optimalisasi pelaksanaan tugas dan program kerja di daerah, khususnya di bidang penegakan hukum dan peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat di Wilayah Provinsi Bali.
Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Bali, Felucia Sengky Ratna, menyampaikan bahwa kolaborasi yang solid antara jajaran Imigrasi dan Kepolisian merupakan kunci penting dalam menjaga stabilitas keamanan, pengawasan orang asing, serta penegakan hukum yang humanis namun tegas di Pulau Dewata.
“Melalui audiensi ini, kami berharap dapat membangun koordinasi yang lebih erat dan responsif. Sinergi antara Imigrasi dan Polda Bali sangat krusial dalam menyelaraskan program kerja, terutama demi menghadirkan pelayanan publik yang optimal serta menjaga perdamaian di wilayah Bali,” ujar Felucia.
Kepala Kepolisian Daerah Bali, Irjen. Pol. Daniel Adityajaya menyambut baik kunjungan ini dan menyatakan komitmen penuhnya untuk terus mendukung program-program strategis Ditjen Imigrasi demi kemajuan dan keamanan Provinsi Bali.
Kakanwil Imigrasi Lantik Pejabat Fungsional Analis Keimigrasian dan PNS, Tegaskan Integritas dan Profesionalisme
DENPASAR – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, Felucia Sengky Ratna, melantik dan mengambil sumpah jabatan 11 orang Pejabat Fungsional Analis Keimigrasian serta 129 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali pada Senin (8/6).
Kegiatan dihadiri oleh jajaran kepala satuan kerja keimigrasian se-Bali, hadir pula perwakilan dari Kanwil Kementerian Hukum Bali, Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Bali, Perwakilan HAM Wilayah Kerja Provinsi Bali, serta para rohaniwan yang mendampingi pengambilan sumpah.
Dalam sambutannya, Felucia Sengky Ratna menyampaikan ucapan selamat yang mendalam kepada seluruh pegawai yang baru saja resmi dilantik. Ia menegaskan bahwa momentum berharga ini bukan sekadar sebuah bentuk seremonial birokrasi, melainkan langkah nyata bagi para aparatur negara dalam mengemban tanggung jawab yang jauh lebih kompleks dan dinamis di masa depan. Menghadapi tantangan tugas ke depan, Kakanwil menitipkan tiga amanat penting yang wajib dijadikan pedoman utama oleh seluruh pegawai, yaitu mutlak menjaga integritas dalam bekerja, menjaga nama baik institusi Imigrasi di mana pun bertugas, serta terus mengembangkan kemampuan dan meningkatkan kinerja dengan penuh semangat.
Lebih lanjut, Felucia Sengky Ratna mengingatkan bahwa seluruh aparatur yang dilantik merupakan representasi langsung dari institusi dan negara di mata publik. Oleh karena itu, prinsip hukum, moral, dan etika yang tinggi harus dijunjung dengan tegas guna menghindari segala bentuk penyimpangan yang dapat mencoreng nama baik instansi. Ia menginstruksikan agar pelayanan masyarakat selalu dijalankan dengan sikap yang santun, ramah, transparan, dan profesional agar kepercayaan publik terhadap Imigrasi semakin kuat.

Di tengah dunia yang terus berubah, para pegawai juga dituntut untuk tidak pernah berhenti belajar, terus berinovasi, bekerja sama, serta adaptif terhadap perkembangan zaman demi memberikan kontribusi maksimal bagi martabat Kanwil Ditjen Imigrasi Bali.
Melalui pelantikan ini, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali optimistis dapat semakin solid dan responsif dalam mengawal gerbang kedaulatan negara sekaligus menyajikan pelayanan keimigrasian prima yang tepercaya di Pulau Dewata.
Imigrasi Bali Boyong Mobil Layanan Informasi ke Pusat Kota Denpasar

DENPASAR – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali terus berkomitmen memberikan kemudahan akses informasi bagi masyarakat. Melalui Tim Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (TIKIM), Kanwil Imigrasi Bali kembali menggelar aksi "jemput bola" dengan mengoperasikan Mobil Layanan Informasi Keimigrasian di Dermaga Matahari Terbit, Sanur, Denpasar, pada Rabu (3/6).
Langkah inovatif ini sengaja menyasar pusat aktivitas masyarakat di tengah minggu (hari kerja) guna menjangkau warga lokal (WNI), pelaku usaha, penjamin, hingga Warga Negara Asing (WNA) yang membutuhkan konsultasi hukum keimigrasian tanpa harus datang langsung ke kantor imigrasi.
Ketua Tim TIKIM Kanwil Imigrasi Bali, Putu Astina Purwanti, menyampaikan bahwa kehadiran mobil layanan ini merupakan bentuk transparansi dan upaya preventif imigrasi dalam mengedukasi publik.
"Kami ingin memastikan bahwa akses edukasi hukum keimigrasian, baik untuk paspor maupun izin tinggal, dapat dijangkau dengan mudah oleh siapa saja. Kehadiran kami di tengah pusat aktivitas masyarakat hari ini adalah bukti nyata komitmen kami untuk terus memberikan pelayanan non-fasilitatif yang inklusif," ujar Putu Astina.
Sepanjang kegiatan, petugas memberikan berbagai layanan konsultasi tatap muka secara gratis, meliputi prosedur permohonan Paspor RI, mekanisme Izin Tinggal Terbatas (ITAS) dan Tetap (ITAP), pencegahan pelanggaran overstay, hingga kewajiban pelaporan keberadaan orang asing bagi pemilik penginapan atau penjamin lokal. Tidak hanya itu, petugas juga membagikan brosur, leaflet, serta menyediakan kanal pengaduan masyarakat untuk pengawasan partisipatif terhadap keberadaan orang asing.
Antusiasme masyarakat dan warga asing yang melintas di kawasan tersebut terbilang cukup tinggi. Banyak dari mereka memanfaatkan momentum ini untuk menanyakan regulasi dan kebijakan keimigrasian terbaru demi kenyamanan beraktivitas dan kepatuhan hukum selama berada di Bali.
Kegiatan operasional Mobil Layanan Informasi Keimigrasian ini dijadwalkan akan terus bergerak secara berkala ke berbagai titik strategis di Bali. Melalui program konsisten ini, Kanwil Imigrasi Bali berharap kesadaran hukum masyarakat dan pengawasan terhadap orang asing dapat berjalan semakin optimal demi menjaga ketertiban dan keamanan pariwisata Bali.

