
DENPASAR – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali terus berkomitmen memberikan kemudahan akses informasi bagi masyarakat. Melalui Tim Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (TIKIM), Kanwil Imigrasi Bali kembali menggelar aksi "jemput bola" dengan mengoperasikan Mobil Layanan Informasi Keimigrasian di Dermaga Matahari Terbit, Sanur, Denpasar, pada Rabu (3/6).
Langkah inovatif ini sengaja menyasar pusat aktivitas masyarakat di tengah minggu (hari kerja) guna menjangkau warga lokal (WNI), pelaku usaha, penjamin, hingga Warga Negara Asing (WNA) yang membutuhkan konsultasi hukum keimigrasian tanpa harus datang langsung ke kantor imigrasi.
Ketua Tim TIKIM Kanwil Imigrasi Bali, Putu Astina Purwanti, menyampaikan bahwa kehadiran mobil layanan ini merupakan bentuk transparansi dan upaya preventif imigrasi dalam mengedukasi publik.
"Kami ingin memastikan bahwa akses edukasi hukum keimigrasian, baik untuk paspor maupun izin tinggal, dapat dijangkau dengan mudah oleh siapa saja. Kehadiran kami di tengah pusat aktivitas masyarakat hari ini adalah bukti nyata komitmen kami untuk terus memberikan pelayanan non-fasilitatif yang inklusif," ujar Putu Astina.
Sepanjang kegiatan, petugas memberikan berbagai layanan konsultasi tatap muka secara gratis, meliputi prosedur permohonan Paspor RI, mekanisme Izin Tinggal Terbatas (ITAS) dan Tetap (ITAP), pencegahan pelanggaran overstay, hingga kewajiban pelaporan keberadaan orang asing bagi pemilik penginapan atau penjamin lokal. Tidak hanya itu, petugas juga membagikan brosur, leaflet, serta menyediakan kanal pengaduan masyarakat untuk pengawasan partisipatif terhadap keberadaan orang asing.
Antusiasme masyarakat dan warga asing yang melintas di kawasan tersebut terbilang cukup tinggi. Banyak dari mereka memanfaatkan momentum ini untuk menanyakan regulasi dan kebijakan keimigrasian terbaru demi kenyamanan beraktivitas dan kepatuhan hukum selama berada di Bali.
Kegiatan operasional Mobil Layanan Informasi Keimigrasian ini dijadwalkan akan terus bergerak secara berkala ke berbagai titik strategis di Bali. Melalui program konsisten ini, Kanwil Imigrasi Bali berharap kesadaran hukum masyarakat dan pengawasan terhadap orang asing dapat berjalan semakin optimal demi menjaga ketertiban dan keamanan pariwisata Bali.
