
DENPASAR – Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, Moch. Andri Budiman, menghadiri kegiatan Pelepasan Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Angkatan IX dan X Tahun 2026 pada Selasa (26/5) secara virtual melalui Zoom Meeting.
Kegiatan ini menandai fase awal pengabdian para Aparatur Sipil Negara (ASN) muda yang dirancang secara komprehensif guna membentuk fondasi karakter, pola pikir, dan budaya kerja yang berintegritas tinggi.
Rangkaian pelatihan dan tahapan aktualisasi yang telah dilalui oleh seluruh peserta tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi teknis administratif semata. Lebih dari itu, momentum ini secara fundamental berhasil menanamkan nilai-nilai integritas, profesionalisme, loyalitas, serta kedisiplinan yang tinggi sebagai modal utama dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa dan negara.
Melalui metode pembelajaran interaktif yang diberikan oleh para Widyaiswara dari Pusat Jejaring Pengembangan Kompetensi (PUSJAR SKPP) LAN RI Samarinda, terjadi peningkatan pemahaman yang sangat signifikan terhadap Core Values ASN BerAKHLAK. Nilai-nilai dasar tersebut kini tidak lagi dipahami sebatas teori di atas kertas, melainkan telah diinternalisasi secara mendalam oleh seluruh peserta agar siap diimplementasikan secara konsisten dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik sehari-hari.

Pelaksanaan Latsar kali ini turut menorehkan kebanggaan bagi jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali. Dua orang peserta CPNS asal Kanwil Imigrasi Bali berhasil mengukir prestasi gemilang dengan dinobatkan sebagai Peserta Terbaik Angkatan IX Latsar CPNS PUSJAR SKPP LAN RI Tahun 2026 – Samarinda. Prestasi tersebut diraih oleh Ahmad Junaidi yang berhasil menduduki peringkat ke-3 Terbaik Angkatan IX, serta Ni Putu Lenny Marcelly Novita Sari, yang sukses masuk ke dalam Kategori 12 Peserta Terbaik Angkatan IX.
Dalam tahap aktualisasi yang menjadi instrumen evaluasi paling efektif, para peserta dilatih secara objektif untuk melakukan analisis berbasis data terhadap akar permasalahan di unit kerja masing-masing. Melalui pengalaman praktis ini, seluruh peserta diharapkan mampu menjaga komitmen, semangat melayani, dan iklim berinovasi yang telah terbentuk selama masa pelatihan. Nilai-nilai positif yang diperoleh wajib diwujudkan dalam kinerja nyata secara berkelanjutan di instansi kerja masing-masing, serta tetap aktif merawat jejaring komunikasi ASN yang profesional dan berintegritas.
Secara keseluruhan, pelaksanaan Latsar CPNS Angkatan IX dan X Tahun 2026 dinilai berjalan dengan sangat sukses dalam menyiapkan sumber daya manusia aparatur yang berkualitas tinggi.
Acara pelepasan virtual ini turut dihadiri secara daring oleh sejumlah pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pengawas, dan perwakilan tim kepegawaian/SDM dari berbagai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi dan Pemasyarakatan di wilayah Kalimantan, Nusa Tenggara, hingga Bali.
